← Peluang: Ruang Sampel Suatu Percobaan Acak
Menemukan Teorema Pythagoras dengan Menggunakan Kesebangunan →
Peluang Kejadian Berbagai Situasi
Posted on 22 Desember 2012 by yos3prens
Himpunan bagian dari ruang sampel disebut kejadian (peristiwa). Suatu kejadian yang anggota-anggotanya semua titik sampel disebut kejadian pasti. Sedangkan suatu kejadian yang merupakan himpunan kosong disebut kejadian mustahil.
Coba kamu amati, jika kamu melempar sebuah koin logam yang simetrik sebanyak 20 kali. Kita tidak mempunyai alasan bahwa sisi angka (A) akan muncul lebih sering daripada sisi gambar (G), dan kita juga tidak memiliki alasan untuk mengatakan bahwa sisi gambar (G) akan muncul lebih sering daripada sisi angka (A). Kalau koin logam tersebut dilempar berkali-kali ternyata sisi angka (A) dan sisi gambar (G) akan sama seringnya muncul. Dikatakan bahwa peluang munculnya angka (A) sama dengan peluang munculnya gambar (G).
Jika kita melempar sebuah koin logam sebanyak n kali dan kita amati salah satu sisi tertentu dan ternyata muncul k kali maka nilai k/n disebut frekuensi relatif dari munculnya sisi tertentu. Bila n semakin besar maka harga k/n menjadi semakin mantap dan mendekati suatu nilai (limit), yaitu 1/2. Kemantapan inilah yang menjadi dasar teori probabilitas (peluang).
Peluang P untuk terjadinya suatu kejadian E didefinisikan sebagai perbandingan antara banyaknya kejadian yang diharapkan yang merupakan anggota E dengan banyaknya seluruh kejadian yang mungkin terjadi yang merupakan anggota S (ruang sampel). Atau ditulis:
Dengan, P(E) merupakan peluang kejadian yang diharapkan sukses, n(E) merupakan banyaknya anggota kejadian E, dan n(S) merupakan banyaknya anggota ruang sampel (banyaknya kejadian yang mungkin terjadi).
Untuk lebih memahami mengenai peluang suatu kejadian dalam pemecahan masalah, perhatikan beberapa contoh soal berikut.
Contoh Soal
1. Sebuah dadu dilempar satu kali. Berapa besar peluang munculnya mata dadu bilangan prima?
2. Dari seperangkat kartu bridge diambil sebuah kartu secara acak. Berapakah peluang keluarnya kartu As?
3. Dalam sebuah kotak terdapat 10 bola yang terdiri dari 5 bola warna merah, 3 bola warna kuning, dan 2 bola warna hijau. Bila diambil 3 bola sekaligus secara acak, berapakah peluang terambilnya 2 bola berwarna merah dan 1 boal berwarna hijau?
Pembahasan Contoh Soal
1. Misalkan kejadian munculnya mata dadu bilangan prima disimbolkan dengan A, maka A = {2, 3, 5} dengan ruang sampelnya adalah S = {1, 2, 3, 4, 5, 6}. Sehingga n(A) = 3 dan n(S) = 6. Diperoleh peluang munculnya mata dadu bilangan prima adalah P(A) = 3/6 = 1/2.
2. Misalkan kejadian keluarnya kartu As disimbolkan dengan B, maka n(B) = 4 dan n(S) = 52. Sehingga, P(B) = 4/52 = 1/13. Jadi peluang munculnya kartu As adalah 1/13.
3. Misalkan C adalah kejadian terambilnya 2 bola merah dan 1 bola hijau. Pada soal diketahui bahwa banyak bola merah adalah 5 buah, sehingga banyaknya kemungkinan terambil 2 bola merah adalah 5C2. Sedangkan banyak bola hijau adalah 2 buah. Sehingga, banyaknya kemungkinan terambil 1 bola hijau adalah 2C1. Mengapa kita gunakan kombinasi? Karena dalam kejadian ini kita tidak memperhatikan urutan pengambilan bola. Sedangkan banyaknya ruang sampelnya adalah 10C3.
Sehingga, peluang dari kejadian C dapat ditentukan seperti berikut.
Jadi, peluang terambilnya 2 bola berwarna merah dan 1 boal berwarna hijau adalah 1/6.
SOAL
1. Peluang seorang anak terkena suatu penyakit adalah 0,15 . Jumlah anak dari 1000 anak yang diperkirakan tidak terkena penyakit itu adalah …..
a. 150 orang c. 850 orang
b. 15 orang d. 85 0rang
jawab :
D1 : A = kejadian seorang anak terkena suatu penyakit
N = 1000
D2 : fh(A) ….. ?
D3 :
P(seorang anak terkena suatu penyakit) = 0,15
P( seorang anak tidak terkena suatu penyakit ) = 1 – P(seorang anak terkena penyakit)
= 1 – 0,15
= 0,85
Fh(A) = p(A) x N
= 0,85 x 1000
= 850
Jadi , anak yang diperkirakan tidak terkena penyakit adalah 850 orang
2. Pada pelemparan sebuah dadu peluang muncul mata dadu ganjil adalah...
a. b. c. d.1
s={1,2,3,4,5,6} n(s)=6
A=Muncul mata daduganjil
A={1,3,5} n(a)= 3
P(a)=
=
jadi peluang muncul dadu bermata ganjil adalah
3. Dari satu pak kartu brigde diambil kartu secara acak .peluang kartu tersebut merupakan as adalah..
a. b. c. d.
n(s)=52
A=kartu as
A={as ,as ,as ,as } n(a)=4
P(a)=
=
=
Jadipeluang munculnya kartu as adalah
4. Dari seperangkat kartu dilakukan pengambilan secara acak sebanyak 260kali dan setiap kali pengambilan kartu dikembalikan,berapa frekwensi harapan yangterambil kartu as?
a.5kali c.40 kali
b.20kali d.60kali
A=muncul kartu as
A={as as as as }
N=260 kali
P(a)=
=
=
f(h)=p(a)Xn
= x260
=20
Jadi frekwensi harapan tersebut adalah 20
5. Pada pelemparan mata uang dan dadu peluang munculnya gambar dan angka 4 adalah..
s={(a,1),(a,2),(a,3),(a,4),(a,5),(a,6), (g,1),(g,2),(g,3),(g,4),(g,5),(g,6)}
A=gambar dan angka4
A=(g,4)
P(a)=
=
Jadi peluang muncul angka4 dan gambar adalah
6. Tiga keping mata uang logam yang sama dilempar
bersama-sama sebanyak 40 kali. Frekuensi harapan agar
munculnya 2 gambar di sebelah atas adalah ...
A. 10
B. 20
C. 25
D. 15
JAWAB :
P(dua gambar satu angka) = 1/4, maka
Fh = P(A) x banyak percobaan
= 1/4 x 40
= 10 (A)
7. Dari 60 kali pelemparan sebuah dadu, maka frekuensi
harapan munculnya mata dadu faktor dari 6 adalah …
A. 10 kali
B. 20 kali
C. 30 kali
D. 40 kali
JAWAB :
P(faktor dari 6) = = maka
Fh = P(A) x banyak percobaan
= 2/3 x 60
= 40 (D)
8. Dari 900 kali percobaan lempar undi dua buah dadu
bersama-sama, frekuensi harapan muncul mata dadu
berjumlah 5 adalah …
A. 300
B. 225
C. 180
D. 100
JAWAB :
P(mata dadu berjumlah 5) = 4/36 = 1/9 maka
Fh = P(A) x banyak percobaan
= 1/9 x 900
= 100 (D)
9. Jika sebuah dadu dilempar 36 kali, maka frekuensi
harapan muncul mata dadu bilangan prima adalah …
A. 6 kali
B. 12 kali
C. 18 kali
D. 24 kali
JAWAB :
P(bilangan prima) = ½ maka
Fh = P(A) x banyak percobaan
= ½ x 36
= 18 (C)
1. Peluang seorang anak terkena suatu penyakit adalah 0,15 . Jumlah anak dari 1000 anak yang diperkirakan tidak terkena penyakit itu adalah …..
a. 150 orang c. 850 orang
b. 15 orang d. 85 0rang
jawab :
D1 : A = kejadian seorang anak terkena suatu penyakit
N = 1000
D2 : fh(A) ….. ?
D3 :
P(seorang anak terkena suatu penyakit) = 0,15
P( seorang anak tidak terkena suatu penyakit ) = 1 – P(seorang anak terkena penyakit)
= 1 – 0,15
= 0,85
Fh(A) = p(A) x N
= 0,85 x 1000
= 850
Jadi , anak yang diperkirakan tidak terkena penyakit adalah 850 orang
2. Pada pelemparan sebuah dadu peluang muncul mata dadu ganjil adalah...
a. b. c. d.1
s={1,2,3,4,5,6} n(s)=6
A=Muncul mata daduganjil
A={1,3,5} n(a)= 3
P(a)=
=
jadi peluang muncul dadu bermata ganjil adalah
3. Dari satu pak kartu brigde diambil kartu secara acak .peluang kartu tersebut merupakan as adalah..
a. b. c. d.
n(s)=52
A=kartu as
A={as ,as ,as ,as } n(a)=4
P(a)=
=
=
Jadipeluang munculnya kartu as adalah
4. Dari seperangkat kartu dilakukan pengambilan secara acak sebanyak 260kali dan setiap kali pengambilan kartu dikembalikan,berapa frekwensi harapan yangterambil kartu as?
a.5kali c.40 kali
b.20kali d.60kali
A=muncul kartu as
A={as as as as }
N=260 kali
P(a)=
=
=
f(h)=p(a)Xn
= x260
=20
Jadi frekwensi harapan tersebut adalah 20
5. Pada pelemparan mata uang dan dadu peluang munculnya gambar dan angka 4 adalah..
s={(a,1),(a,2),(a,3),(a,4),(a,5),(a,6), (g,1),(g,2),(g,3),(g,4),(g,5),(g,6)}
A=gambar dan angka4
A=(g,4)
P(a)=
=
Jadi peluang muncul angka4 dan gambar adalah
6. Tiga keping mata uang logam yang sama dilempar
bersama-sama sebanyak 40 kali. Frekuensi harapan agar
munculnya 2 gambar di sebelah atas adalah ...
A. 10
B. 20
C. 25
D. 15
JAWAB :
P(dua gambar satu angka) = 1/4, maka
Fh = P(A) x banyak percobaan
= 1/4 x 40
= 10 (A)
7. Dari 60 kali pelemparan sebuah dadu, maka frekuensi
harapan munculnya mata dadu faktor dari 6 adalah …
A. 10 kali
B. 20 kali
C. 30 kali
D. 40 kali
JAWAB :
P(faktor dari 6) = = maka
Fh = P(A) x banyak percobaan
= 2/3 x 60
= 40 (D)
8. Dari 900 kali percobaan lempar undi dua buah dadu
bersama-sama, frekuensi harapan muncul mata dadu
berjumlah 5 adalah …
A. 300
B. 225
C. 180
D. 100
JAWAB :
P(mata dadu berjumlah 5) = 4/36 = 1/9 maka
Fh = P(A) x banyak percobaan
= 1/9 x 900
= 100 (D)
9. Jika sebuah dadu dilempar 36 kali, maka frekuensi
harapan muncul mata dadu bilangan prima adalah …
A. 6 kali
B. 12 kali
C. 18 kali
D. 24 kali
JAWAB :
P(bilangan prima) = ½ maka
Fh = P(A) x banyak percobaan
= ½ x 36
= 18 (C)
← Peluang: Ruang Sampel Suatu Percobaan Acak
Menemukan Teorema Pythagoras dengan Menggunakan Kesebangunan →
Peluang Kejadian Berbagai Situasi
Posted on 22 Desember 2012 by yos3prens
Himpunan bagian dari ruang sampel disebut kejadian (peristiwa). Suatu kejadian yang anggota-anggotanya semua titik sampel disebut kejadian pasti. Sedangkan suatu kejadian yang merupakan himpunan kosong disebut kejadian mustahil.
Coba kamu amati, jika kamu melempar sebuah koin logam yang simetrik sebanyak 20 kali. Kita tidak mempunyai alasan bahwa sisi angka (A) akan muncul lebih sering daripada sisi gambar (G), dan kita juga tidak memiliki alasan untuk mengatakan bahwa sisi gambar (G) akan muncul lebih sering daripada sisi angka (A). Kalau koin logam tersebut dilempar berkali-kali ternyata sisi angka (A) dan sisi gambar (G) akan sama seringnya muncul. Dikatakan bahwa peluang munculnya angka (A) sama dengan peluang munculnya gambar (G).
Jika kita melempar sebuah koin logam sebanyak n kali dan kita amati salah satu sisi tertentu dan ternyata muncul k kali maka nilai k/n disebut frekuensi relatif dari munculnya sisi tertentu. Bila n semakin besar maka harga k/n menjadi semakin mantap dan mendekati suatu nilai (limit), yaitu 1/2. Kemantapan inilah yang menjadi dasar teori probabilitas (peluang).
Peluang P untuk terjadinya suatu kejadian E didefinisikan sebagai perbandingan antara banyaknya kejadian yang diharapkan yang merupakan anggota E dengan banyaknya seluruh kejadian yang mungkin terjadi yang merupakan anggota S (ruang sampel). Atau ditulis:
Dengan, P(E) merupakan peluang kejadian yang diharapkan sukses, n(E) merupakan banyaknya anggota kejadian E, dan n(S) merupakan banyaknya anggota ruang sampel (banyaknya kejadian yang mungkin terjadi).
Untuk lebih memahami mengenai peluang suatu kejadian dalam pemecahan masalah, perhatikan beberapa contoh soal berikut.
Contoh Soal
1. Sebuah dadu dilempar satu kali. Berapa besar peluang munculnya mata dadu bilangan prima?
2. Dari seperangkat kartu bridge diambil sebuah kartu secara acak. Berapakah peluang keluarnya kartu As?
3. Dalam sebuah kotak terdapat 10 bola yang terdiri dari 5 bola warna merah, 3 bola warna kuning, dan 2 bola warna hijau. Bila diambil 3 bola sekaligus secara acak, berapakah peluang terambilnya 2 bola berwarna merah dan 1 boal berwarna hijau?
Pembahasan Contoh Soal
1. Misalkan kejadian munculnya mata dadu bilangan prima disimbolkan dengan A, maka A = {2, 3, 5} dengan ruang sampelnya adalah S = {1, 2, 3, 4, 5, 6}. Sehingga n(A) = 3 dan n(S) = 6. Diperoleh peluang munculnya mata dadu bilangan prima adalah P(A) = 3/6 = 1/2.
2. Misalkan kejadian keluarnya kartu As disimbolkan dengan B, maka n(B) = 4 dan n(S) = 52. Sehingga, P(B) = 4/52 = 1/13. Jadi peluang munculnya kartu As adalah 1/13.
3. Misalkan C adalah kejadian terambilnya 2 bola merah dan 1 bola hijau. Pada soal diketahui bahwa banyak bola merah adalah 5 buah, sehingga banyaknya kemungkinan terambil 2 bola merah adalah 5C2. Sedangkan banyak bola hijau adalah 2 buah. Sehingga, banyaknya kemungkinan terambil 1 bola hijau adalah 2C1. Mengapa kita gunakan kombinasi? Karena dalam kejadian ini kita tidak memperhatikan urutan pengambilan bola. Sedangkan banyaknya ruang sampelnya adalah 10C3.
Sehingga, peluang dari kejadian C dapat ditentukan seperti berikut.
Jadi, peluang terambilnya 2 bola berwarna merah dan 1 boal berwarna hijau adalah 1/6.
SOAL
1. Peluang seorang anak terkena suatu penyakit adalah 0,15 . Jumlah anak dari 1000 anak yang diperkirakan tidak terkena penyakit itu adalah …..
a. 150 orang c. 850 orang
b. 15 orang d. 85 0rang
jawab :
D1 : A = kejadian seorang anak terkena suatu penyakit
N = 1000
D2 : fh(A) ….. ?
D3 :
P(seorang anak terkena suatu penyakit) = 0,15
P( seorang anak tidak terkena suatu penyakit ) = 1 – P(seorang anak terkena penyakit)
= 1 – 0,15
= 0,85
Fh(A) = p(A) x N
= 0,85 x 1000
= 850
Jadi , anak yang diperkirakan tidak terkena penyakit adalah 850 orang
2. Pada pelemparan sebuah dadu peluang muncul mata dadu ganjil adalah...
a. b. c. d.1
s={1,2,3,4,5,6} n(s)=6
A=Muncul mata daduganjil
A={1,3,5} n(a)= 3
P(a)=
=
jadi peluang muncul dadu bermata ganjil adalah
3. Dari satu pak kartu brigde diambil kartu secara acak .peluang kartu tersebut merupakan as adalah..
a. b. c. d.
n(s)=52
A=kartu as
A={as ,as ,as ,as } n(a)=4
P(a)=
=
=
Jadipeluang munculnya kartu as adalah
4. Dari seperangkat kartu dilakukan pengambilan secara acak sebanyak 260kali dan setiap kali pengambilan kartu dikembalikan,berapa frekwensi harapan yangterambil kartu as?
a.5kali c.40 kali
b.20kali d.60kali
A=muncul kartu as
A={as as as as }
N=260 kali
P(a)=
=
=
f(h)=p(a)Xn
= x260
=20
Jadi frekwensi harapan tersebut adalah 20
5. Pada pelemparan mata uang dan dadu peluang munculnya gambar dan angka 4 adalah..
s={(a,1),(a,2),(a,3),(a,4),(a,5),(a,6), (g,1),(g,2),(g,3),(g,4),(g,5),(g,6)}
A=gambar dan angka4
A=(g,4)
P(a)=
=
Jadi peluang muncul angka4 dan gambar adalah
6. Tiga keping mata uang logam yang sama dilempar
bersama-sama sebanyak 40 kali. Frekuensi harapan agar
munculnya 2 gambar di sebelah atas adalah ...
A. 10
B. 20
C. 25
D. 15
JAWAB :
P(dua gambar satu angka) = 1/4, maka
Fh = P(A) x banyak percobaan
= 1/4 x 40
= 10 (A)
7. Dari 60 kali pelemparan sebuah dadu, maka frekuensi
harapan munculnya mata dadu faktor dari 6 adalah …
A. 10 kali
B. 20 kali
C. 30 kali
D. 40 kali
JAWAB :
P(faktor dari 6) = = maka
Fh = P(A) x banyak percobaan
= 2/3 x 60
= 40 (D)
8. Dari 900 kali percobaan lempar undi dua buah dadu
bersama-sama, frekuensi harapan muncul mata dadu
berjumlah 5 adalah …
A. 300
B. 225
C. 180
D. 100
JAWAB :
P(mata dadu berjumlah 5) = 4/36 = 1/9 maka
Fh = P(A) x banyak percobaan
= 1/9 x 900
= 100 (D)
9. Jika sebuah dadu dilempar 36 kali, maka frekuensi
harapan muncul mata dadu bilangan prima adalah …
A. 6 kali
B. 12 kali
C. 18 kali
D. 24 kali
JAWAB :
P(bilangan prima) = ½ maka
Fh = P(A) x banyak percobaan
= ½ x 36
= 18 (C)
1. Peluang seorang anak terkena suatu penyakit adalah 0,15 . Jumlah anak dari 1000 anak yang diperkirakan tidak terkena penyakit itu adalah …..
a. 150 orang c. 850 orang
b. 15 orang d. 85 0rang
jawab :
D1 : A = kejadian seorang anak terkena suatu penyakit
N = 1000
D2 : fh(A) ….. ?
D3 :
P(seorang anak terkena suatu penyakit) = 0,15
P( seorang anak tidak terkena suatu penyakit ) = 1 – P(seorang anak terkena penyakit)
= 1 – 0,15
= 0,85
Fh(A) = p(A) x N
= 0,85 x 1000
= 850
Jadi , anak yang diperkirakan tidak terkena penyakit adalah 850 orang
2. Pada pelemparan sebuah dadu peluang muncul mata dadu ganjil adalah...
a. b. c. d.1
s={1,2,3,4,5,6} n(s)=6
A=Muncul mata daduganjil
A={1,3,5} n(a)= 3
P(a)=
=
jadi peluang muncul dadu bermata ganjil adalah
3. Dari satu pak kartu brigde diambil kartu secara acak .peluang kartu tersebut merupakan as adalah..
a. b. c. d.
n(s)=52
A=kartu as
A={as ,as ,as ,as } n(a)=4
P(a)=
=
=
Jadipeluang munculnya kartu as adalah
4. Dari seperangkat kartu dilakukan pengambilan secara acak sebanyak 260kali dan setiap kali pengambilan kartu dikembalikan,berapa frekwensi harapan yangterambil kartu as?
a.5kali c.40 kali
b.20kali d.60kali
A=muncul kartu as
A={as as as as }
N=260 kali
P(a)=
=
=
f(h)=p(a)Xn
= x260
=20
Jadi frekwensi harapan tersebut adalah 20
5. Pada pelemparan mata uang dan dadu peluang munculnya gambar dan angka 4 adalah..
s={(a,1),(a,2),(a,3),(a,4),(a,5),(a,6), (g,1),(g,2),(g,3),(g,4),(g,5),(g,6)}
A=gambar dan angka4
A=(g,4)
P(a)=
=
Jadi peluang muncul angka4 dan gambar adalah
6. Tiga keping mata uang logam yang sama dilempar
bersama-sama sebanyak 40 kali. Frekuensi harapan agar
munculnya 2 gambar di sebelah atas adalah ...
A. 10
B. 20
C. 25
D. 15
JAWAB :
P(dua gambar satu angka) = 1/4, maka
Fh = P(A) x banyak percobaan
= 1/4 x 40
= 10 (A)
7. Dari 60 kali pelemparan sebuah dadu, maka frekuensi
harapan munculnya mata dadu faktor dari 6 adalah …
A. 10 kali
B. 20 kali
C. 30 kali
D. 40 kali
JAWAB :
P(faktor dari 6) = = maka
Fh = P(A) x banyak percobaan
= 2/3 x 60
= 40 (D)
8. Dari 900 kali percobaan lempar undi dua buah dadu
bersama-sama, frekuensi harapan muncul mata dadu
berjumlah 5 adalah …
A. 300
B. 225
C. 180
D. 100
JAWAB :
P(mata dadu berjumlah 5) = 4/36 = 1/9 maka
Fh = P(A) x banyak percobaan
= 1/9 x 900
= 100 (D)
9. Jika sebuah dadu dilempar 36 kali, maka frekuensi
harapan muncul mata dadu bilangan prima adalah …
A. 6 kali
B. 12 kali
C. 18 kali
D. 24 kali
JAWAB :
P(bilangan prima) = ½ maka
Fh = P(A) x banyak percobaan
= ½ x 36
= 18 (C)
← Peluang: Ruang Sampel Suatu Percobaan Acak
Menemukan Teorema Pythagoras dengan Menggunakan Kesebangunan →
Peluang Kejadian Berbagai Situasi
Posted on 22 Desember 2012 by yos3prens
Himpunan bagian dari ruang sampel disebut kejadian (peristiwa). Suatu kejadian yang anggota-anggotanya semua titik sampel disebut kejadian pasti. Sedangkan suatu kejadian yang merupakan himpunan kosong disebut kejadian mustahil.
Coba kamu amati, jika kamu melempar sebuah koin logam yang simetrik sebanyak 20 kali. Kita tidak mempunyai alasan bahwa sisi angka (A) akan muncul lebih sering daripada sisi gambar (G), dan kita juga tidak memiliki alasan untuk mengatakan bahwa sisi gambar (G) akan muncul lebih sering daripada sisi angka (A). Kalau koin logam tersebut dilempar berkali-kali ternyata sisi angka (A) dan sisi gambar (G) akan sama seringnya muncul. Dikatakan bahwa peluang munculnya angka (A) sama dengan peluang munculnya gambar (G).
Jika kita melempar sebuah koin logam sebanyak n kali dan kita amati salah satu sisi tertentu dan ternyata muncul k kali maka nilai k/n disebut frekuensi relatif dari munculnya sisi tertentu. Bila n semakin besar maka harga k/n menjadi semakin mantap dan mendekati suatu nilai (limit), yaitu 1/2. Kemantapan inilah yang menjadi dasar teori probabilitas (peluang).
Peluang P untuk terjadinya suatu kejadian E didefinisikan sebagai perbandingan antara banyaknya kejadian yang diharapkan yang merupakan anggota E dengan banyaknya seluruh kejadian yang mungkin terjadi yang merupakan anggota S (ruang sampel). Atau ditulis:
Dengan, P(E) merupakan peluang kejadian yang diharapkan sukses, n(E) merupakan banyaknya anggota kejadian E, dan n(S) merupakan banyaknya anggota ruang sampel (banyaknya kejadian yang mungkin terjadi).
Untuk lebih memahami mengenai peluang suatu kejadian dalam pemecahan masalah, perhatikan beberapa contoh soal berikut.
Contoh Soal
1. Sebuah dadu dilempar satu kali. Berapa besar peluang munculnya mata dadu bilangan prima?
2. Dari seperangkat kartu bridge diambil sebuah kartu secara acak. Berapakah peluang keluarnya kartu As?
3. Dalam sebuah kotak terdapat 10 bola yang terdiri dari 5 bola warna merah, 3 bola warna kuning, dan 2 bola warna hijau. Bila diambil 3 bola sekaligus secara acak, berapakah peluang terambilnya 2 bola berwarna merah dan 1 boal berwarna hijau?
Pembahasan Contoh Soal
1. Misalkan kejadian munculnya mata dadu bilangan prima disimbolkan dengan A, maka A = {2, 3, 5} dengan ruang sampelnya adalah S = {1, 2, 3, 4, 5, 6}. Sehingga n(A) = 3 dan n(S) = 6. Diperoleh peluang munculnya mata dadu bilangan prima adalah P(A) = 3/6 = 1/2.
2. Misalkan kejadian keluarnya kartu As disimbolkan dengan B, maka n(B) = 4 dan n(S) = 52. Sehingga, P(B) = 4/52 = 1/13. Jadi peluang munculnya kartu As adalah 1/13.
3. Misalkan C adalah kejadian terambilnya 2 bola merah dan 1 bola hijau. Pada soal diketahui bahwa banyak bola merah adalah 5 buah, sehingga banyaknya kemungkinan terambil 2 bola merah adalah 5C2. Sedangkan banyak bola hijau adalah 2 buah. Sehingga, banyaknya kemungkinan terambil 1 bola hijau adalah 2C1. Mengapa kita gunakan kombinasi? Karena dalam kejadian ini kita tidak memperhatikan urutan pengambilan bola. Sedangkan banyaknya ruang sampelnya adalah 10C3.
Sehingga, peluang dari kejadian C dapat ditentukan seperti berikut.
Jadi, peluang terambilnya 2 bola berwarna merah dan 1 boal berwarna hijau adalah 1/6.
SOAL
1. Peluang seorang anak terkena suatu penyakit adalah 0,15 . Jumlah anak dari 1000 anak yang diperkirakan tidak terkena penyakit itu adalah …..
a. 150 orang c. 850 orang
b. 15 orang d. 85 0rang
jawab :
D1 : A = kejadian seorang anak terkena suatu penyakit
N = 1000
D2 : fh(A) ….. ?
D3 :
P(seorang anak terkena suatu penyakit) = 0,15
P( seorang anak tidak terkena suatu penyakit ) = 1 – P(seorang anak terkena penyakit)
= 1 – 0,15
= 0,85
Fh(A) = p(A) x N
= 0,85 x 1000
= 850
Jadi , anak yang diperkirakan tidak terkena penyakit adalah 850 orang
2. Pada pelemparan sebuah dadu peluang muncul mata dadu ganjil adalah...
a. b. c. d.1
s={1,2,3,4,5,6} n(s)=6
A=Muncul mata daduganjil
A={1,3,5} n(a)= 3
P(a)=
=
jadi peluang muncul dadu bermata ganjil adalah
3. Dari satu pak kartu brigde diambil kartu secara acak .peluang kartu tersebut merupakan as adalah..
a. b. c. d.
n(s)=52
A=kartu as
A={as ,as ,as ,as } n(a)=4
P(a)=
=
=
Jadipeluang munculnya kartu as adalah
4. Dari seperangkat kartu dilakukan pengambilan secara acak sebanyak 260kali dan setiap kali pengambilan kartu dikembalikan,berapa frekwensi harapan yangterambil kartu as?
a.5kali c.40 kali
b.20kali d.60kali
A=muncul kartu as
A={as as as as }
N=260 kali
P(a)=
=
=
f(h)=p(a)Xn
= x260
=20
Jadi frekwensi harapan tersebut adalah 20
5. Pada pelemparan mata uang dan dadu peluang munculnya gambar dan angka 4 adalah..
s={(a,1),(a,2),(a,3),(a,4),(a,5),(a,6), (g,1),(g,2),(g,3),(g,4),(g,5),(g,6)}
A=gambar dan angka4
A=(g,4)
P(a)=
=
Jadi peluang muncul angka4 dan gambar adalah
6. Tiga keping mata uang logam yang sama dilempar
bersama-sama sebanyak 40 kali. Frekuensi harapan agar
munculnya 2 gambar di sebelah atas adalah ...
A. 10
B. 20
C. 25
D. 15
JAWAB :
P(dua gambar satu angka) = 1/4, maka
Fh = P(A) x banyak percobaan
= 1/4 x 40
= 10 (A)
7. Dari 60 kali pelemparan sebuah dadu, maka frekuensi
harapan munculnya mata dadu faktor dari 6 adalah …
A. 10 kali
B. 20 kali
C. 30 kali
D. 40 kali
JAWAB :
P(faktor dari 6) = = maka
Fh = P(A) x banyak percobaan
= 2/3 x 60
= 40 (D)
8. Dari 900 kali percobaan lempar undi dua buah dadu
bersama-sama, frekuensi harapan muncul mata dadu
berjumlah 5 adalah …
A. 300
B. 225
C. 180
D. 100
JAWAB :
P(mata dadu berjumlah 5) = 4/36 = 1/9 maka
Fh = P(A) x banyak percobaan
= 1/9 x 900
= 100 (D)
9. Jika sebuah dadu dilempar 36 kali, maka frekuensi
harapan muncul mata dadu bilangan prima adalah …
A. 6 kali
B. 12 kali
C. 18 kali
D. 24 kali
JAWAB :
P(bilangan prima) = ½ maka
Fh = P(A) x banyak percobaan
= ½ x 36
= 18 (C)
1. Peluang seorang anak terkena suatu penyakit adalah 0,15 . Jumlah anak dari 1000 anak yang diperkirakan tidak terkena penyakit itu adalah …..
a. 150 orang c. 850 orang
b. 15 orang d. 85 0rang
jawab :
D1 : A = kejadian seorang anak terkena suatu penyakit
N = 1000
D2 : fh(A) ….. ?
D3 :
P(seorang anak terkena suatu penyakit) = 0,15
P( seorang anak tidak terkena suatu penyakit ) = 1 – P(seorang anak terkena penyakit)
= 1 – 0,15
= 0,85
Fh(A) = p(A) x N
= 0,85 x 1000
= 850
Jadi , anak yang diperkirakan tidak terkena penyakit adalah 850 orang
2. Pada pelemparan sebuah dadu peluang muncul mata dadu ganjil adalah...
a. b. c. d.1
s={1,2,3,4,5,6} n(s)=6
A=Muncul mata daduganjil
A={1,3,5} n(a)= 3
P(a)=
=
jadi peluang muncul dadu bermata ganjil adalah
3. Dari satu pak kartu brigde diambil kartu secara acak .peluang kartu tersebut merupakan as adalah..
a. b. c. d.
n(s)=52
A=kartu as
A={as ,as ,as ,as } n(a)=4
P(a)=
=
=
Jadipeluang munculnya kartu as adalah
4. Dari seperangkat kartu dilakukan pengambilan secara acak sebanyak 260kali dan setiap kali pengambilan kartu dikembalikan,berapa frekwensi harapan yangterambil kartu as?
a.5kali c.40 kali
b.20kali d.60kali
A=muncul kartu as
A={as as as as }
N=260 kali
P(a)=
=
=
f(h)=p(a)Xn
= x260
=20
Jadi frekwensi harapan tersebut adalah 20
5. Pada pelemparan mata uang dan dadu peluang munculnya gambar dan angka 4 adalah..
s={(a,1),(a,2),(a,3),(a,4),(a,5),(a,6), (g,1),(g,2),(g,3),(g,4),(g,5),(g,6)}
A=gambar dan angka4
A=(g,4)
P(a)=
=
Jadi peluang muncul angka4 dan gambar adalah
6. Tiga keping mata uang logam yang sama dilempar
bersama-sama sebanyak 40 kali. Frekuensi harapan agar
munculnya 2 gambar di sebelah atas adalah ...
A. 10
B. 20
C. 25
D. 15
JAWAB :
P(dua gambar satu angka) = 1/4, maka
Fh = P(A) x banyak percobaan
= 1/4 x 40
= 10 (A)
7. Dari 60 kali pelemparan sebuah dadu, maka frekuensi
harapan munculnya mata dadu faktor dari 6 adalah …
A. 10 kali
B. 20 kali
C. 30 kali
D. 40 kali
JAWAB :
P(faktor dari 6) = = maka
Fh = P(A) x banyak percobaan
= 2/3 x 60
= 40 (D)
8. Dari 900 kali percobaan lempar undi dua buah dadu
bersama-sama, frekuensi harapan muncul mata dadu
berjumlah 5 adalah …
A. 300
B. 225
C. 180
D. 100
JAWAB :
P(mata dadu berjumlah 5) = 4/36 = 1/9 maka
Fh = P(A) x banyak percobaan
= 1/9 x 900
= 100 (D)
9. Jika sebuah dadu dilempar 36 kali, maka frekuensi
harapan muncul mata dadu bilangan prima adalah …
A. 6 kali
B. 12 kali
C. 18 kali
D. 24 kali
JAWAB :
P(bilangan prima) = ½ maka
Fh = P(A) x banyak percobaan
= ½ x 36
= 18 (C)
← Peluang: Ruang Sampel Suatu Percobaan Acak
Menemukan Teorema Pythagoras dengan Menggunakan Kesebangunan →
Peluang Kejadian Berbagai Situasi
Posted on 22 Desember 2012 by yos3prens
Himpunan bagian dari ruang sampel disebut kejadian (peristiwa). Suatu kejadian yang anggota-anggotanya semua titik sampel disebut kejadian pasti. Sedangkan suatu kejadian yang merupakan himpunan kosong disebut kejadian mustahil.
Coba kamu amati, jika kamu melempar sebuah koin logam yang simetrik sebanyak 20 kali. Kita tidak mempunyai alasan bahwa sisi angka (A) akan muncul lebih sering daripada sisi gambar (G), dan kita juga tidak memiliki alasan untuk mengatakan bahwa sisi gambar (G) akan muncul lebih sering daripada sisi angka (A). Kalau koin logam tersebut dilempar berkali-kali ternyata sisi angka (A) dan sisi gambar (G) akan sama seringnya muncul. Dikatakan bahwa peluang munculnya angka (A) sama dengan peluang munculnya gambar (G).
Jika kita melempar sebuah koin logam sebanyak n kali dan kita amati salah satu sisi tertentu dan ternyata muncul k kali maka nilai k/n disebut frekuensi relatif dari munculnya sisi tertentu. Bila n semakin besar maka harga k/n menjadi semakin mantap dan mendekati suatu nilai (limit), yaitu 1/2. Kemantapan inilah yang menjadi dasar teori probabilitas (peluang).
Peluang P untuk terjadinya suatu kejadian E didefinisikan sebagai perbandingan antara banyaknya kejadian yang diharapkan yang merupakan anggota E dengan banyaknya seluruh kejadian yang mungkin terjadi yang merupakan anggota S (ruang sampel). Atau ditulis:
Dengan, P(E) merupakan peluang kejadian yang diharapkan sukses, n(E) merupakan banyaknya anggota kejadian E, dan n(S) merupakan banyaknya anggota ruang sampel (banyaknya kejadian yang mungkin terjadi).
Untuk lebih memahami mengenai peluang suatu kejadian dalam pemecahan masalah, perhatikan beberapa contoh soal berikut.
Contoh Soal
1. Sebuah dadu dilempar satu kali. Berapa besar peluang munculnya mata dadu bilangan prima?
2. Dari seperangkat kartu bridge diambil sebuah kartu secara acak. Berapakah peluang keluarnya kartu As?
3. Dalam sebuah kotak terdapat 10 bola yang terdiri dari 5 bola warna merah, 3 bola warna kuning, dan 2 bola warna hijau. Bila diambil 3 bola sekaligus secara acak, berapakah peluang terambilnya 2 bola berwarna merah dan 1 boal berwarna hijau?
Pembahasan Contoh Soal
1. Misalkan kejadian munculnya mata dadu bilangan prima disimbolkan dengan A, maka A = {2, 3, 5} dengan ruang sampelnya adalah S = {1, 2, 3, 4, 5, 6}. Sehingga n(A) = 3 dan n(S) = 6. Diperoleh peluang munculnya mata dadu bilangan prima adalah P(A) = 3/6 = 1/2.
2. Misalkan kejadian keluarnya kartu As disimbolkan dengan B, maka n(B) = 4 dan n(S) = 52. Sehingga, P(B) = 4/52 = 1/13. Jadi peluang munculnya kartu As adalah 1/13.
3. Misalkan C adalah kejadian terambilnya 2 bola merah dan 1 bola hijau. Pada soal diketahui bahwa banyak bola merah adalah 5 buah, sehingga banyaknya kemungkinan terambil 2 bola merah adalah 5C2. Sedangkan banyak bola hijau adalah 2 buah. Sehingga, banyaknya kemungkinan terambil 1 bola hijau adalah 2C1. Mengapa kita gunakan kombinasi? Karena dalam kejadian ini kita tidak memperhatikan urutan pengambilan bola. Sedangkan banyaknya ruang sampelnya adalah 10C3.
Sehingga, peluang dari kejadian C dapat ditentukan seperti berikut.
Jadi, peluang terambilnya 2 bola berwarna merah dan 1 boal berwarna hijau adalah 1/6.
SOAL
1. Peluang seorang anak terkena suatu penyakit adalah 0,15 . Jumlah anak dari 1000 anak yang diperkirakan tidak terkena penyakit itu adalah …..
a. 150 orang c. 850 orang
b. 15 orang d. 85 0rang
jawab :
D1 : A = kejadian seorang anak terkena suatu penyakit
N = 1000
D2 : fh(A) ….. ?
D3 :
P(seorang anak terkena suatu penyakit) = 0,15
P( seorang anak tidak terkena suatu penyakit ) = 1 – P(seorang anak terkena penyakit)
= 1 – 0,15
= 0,85
Fh(A) = p(A) x N
= 0,85 x 1000
= 850
Jadi , anak yang diperkirakan tidak terkena penyakit adalah 850 orang
2. Pada pelemparan sebuah dadu peluang muncul mata dadu ganjil adalah...
a. b. c. d.1
s={1,2,3,4,5,6} n(s)=6
A=Muncul mata daduganjil
A={1,3,5} n(a)= 3
P(a)=
=
jadi peluang muncul dadu bermata ganjil adalah
3. Dari satu pak kartu brigde diambil kartu secara acak .peluang kartu tersebut merupakan as adalah..
a. b. c. d.
n(s)=52
A=kartu as
A={as ,as ,as ,as } n(a)=4
P(a)=
=
=
Jadipeluang munculnya kartu as adalah
4. Dari seperangkat kartu dilakukan pengambilan secara acak sebanyak 260kali dan setiap kali pengambilan kartu dikembalikan,berapa frekwensi harapan yangterambil kartu as?
a.5kali c.40 kali
b.20kali d.60kali
A=muncul kartu as
A={as as as as }
N=260 kali
P(a)=
=
=
f(h)=p(a)Xn
= x260
=20
Jadi frekwensi harapan tersebut adalah 20
5. Pada pelemparan mata uang dan dadu peluang munculnya gambar dan angka 4 adalah..
s={(a,1),(a,2),(a,3),(a,4),(a,5),(a,6), (g,1),(g,2),(g,3),(g,4),(g,5),(g,6)}
A=gambar dan angka4
A=(g,4)
P(a)=
=
Jadi peluang muncul angka4 dan gambar adalah
6. Tiga keping mata uang logam yang sama dilempar
bersama-sama sebanyak 40 kali. Frekuensi harapan agar
munculnya 2 gambar di sebelah atas adalah ...
A. 10
B. 20
C. 25
D. 15
JAWAB :
P(dua gambar satu angka) = 1/4, maka
Fh = P(A) x banyak percobaan
= 1/4 x 40
= 10 (A)
7. Dari 60 kali pelemparan sebuah dadu, maka frekuensi
harapan munculnya mata dadu faktor dari 6 adalah …
A. 10 kali
B. 20 kali
C. 30 kali
D. 40 kali
JAWAB :
P(faktor dari 6) = = maka
Fh = P(A) x banyak percobaan
= 2/3 x 60
= 40 (D)
8. Dari 900 kali percobaan lempar undi dua buah dadu
bersama-sama, frekuensi harapan muncul mata dadu
berjumlah 5 adalah …
A. 300
B. 225
C. 180
D. 100
JAWAB :
P(mata dadu berjumlah 5) = 4/36 = 1/9 maka
Fh = P(A) x banyak percobaan
= 1/9 x 900
= 100 (D)
9. Jika sebuah dadu dilempar 36 kali, maka frekuensi
harapan muncul mata dadu bilangan prima adalah …
A. 6 kali
B. 12 kali
C. 18 kali
D. 24 kali
JAWAB :
P(bilangan prima) = ½ maka
Fh = P(A) x banyak percobaan
= ½ x 36
= 18 (C)
1. Peluang seorang anak terkena suatu penyakit adalah 0,15 . Jumlah anak dari 1000 anak yang diperkirakan tidak terkena penyakit itu adalah …..
a. 150 orang c. 850 orang
b. 15 orang d. 85 0rang
jawab :
D1 : A = kejadian seorang anak terkena suatu penyakit
N = 1000
D2 : fh(A) ….. ?
D3 :
P(seorang anak terkena suatu penyakit) = 0,15
P( seorang anak tidak terkena suatu penyakit ) = 1 – P(seorang anak terkena penyakit)
= 1 – 0,15
= 0,85
Fh(A) = p(A) x N
= 0,85 x 1000
= 850
Jadi , anak yang diperkirakan tidak terkena penyakit adalah 850 orang
2. Pada pelemparan sebuah dadu peluang muncul mata dadu ganjil adalah...
a. b. c. d.1
s={1,2,3,4,5,6} n(s)=6
A=Muncul mata daduganjil
A={1,3,5} n(a)= 3
P(a)=
=
jadi peluang muncul dadu bermata ganjil adalah
3. Dari satu pak kartu brigde diambil kartu secara acak .peluang kartu tersebut merupakan as adalah..
a. b. c. d.
n(s)=52
A=kartu as
A={as ,as ,as ,as } n(a)=4
P(a)=
=
=
Jadipeluang munculnya kartu as adalah
4. Dari seperangkat kartu dilakukan pengambilan secara acak sebanyak 260kali dan setiap kali pengambilan kartu dikembalikan,berapa frekwensi harapan yangterambil kartu as?
a.5kali c.40 kali
b.20kali d.60kali
A=muncul kartu as
A={as as as as }
N=260 kali
P(a)=
=
=
f(h)=p(a)Xn
= x260
=20
Jadi frekwensi harapan tersebut adalah 20
5. Pada pelemparan mata uang dan dadu peluang munculnya gambar dan angka 4 adalah..
s={(a,1),(a,2),(a,3),(a,4),(a,5),(a,6), (g,1),(g,2),(g,3),(g,4),(g,5),(g,6)}
A=gambar dan angka4
A=(g,4)
P(a)=
=
Jadi peluang muncul angka4 dan gambar adalah
6. Tiga keping mata uang logam yang sama dilempar
bersama-sama sebanyak 40 kali. Frekuensi harapan agar
munculnya 2 gambar di sebelah atas adalah ...
A. 10
B. 20
C. 25
D. 15
JAWAB :
P(dua gambar satu angka) = 1/4, maka
Fh = P(A) x banyak percobaan
= 1/4 x 40
= 10 (A)
7. Dari 60 kali pelemparan sebuah dadu, maka frekuensi
harapan munculnya mata dadu faktor dari 6 adalah …
A. 10 kali
B. 20 kali
C. 30 kali
D. 40 kali
JAWAB :
P(faktor dari 6) = = maka
Fh = P(A) x banyak percobaan
= 2/3 x 60
= 40 (D)
8. Dari 900 kali percobaan lempar undi dua buah dadu
bersama-sama, frekuensi harapan muncul mata dadu
berjumlah 5 adalah …
A. 300
B. 225
C. 180
D. 100
JAWAB :
P(mata dadu berjumlah 5) = 4/36 = 1/9 maka
Fh = P(A) x banyak percobaan
= 1/9 x 900
= 100 (D)
9. Jika sebuah dadu dilempar 36 kali, maka frekuensi
harapan muncul mata dadu bilangan prima adalah …
A. 6 kali
B. 12 kali
C. 18 kali
D. 24 kali
JAWAB :
P(bilangan prima) = ½ maka
Fh = P(A) x banyak percobaan
= ½ x 36
= 18 (C)
← Peluang: Ruang Sampel Suatu Percobaan Acak
Menemukan Teorema Pythagoras dengan Menggunakan Kesebangunan →
Peluang Kejadian Berbagai Situasi
Posted on 22 Desember 2012 by yos3prens
Himpunan bagian dari ruang sampel disebut kejadian (peristiwa). Suatu kejadian yang anggota-anggotanya semua titik sampel disebut kejadian pasti. Sedangkan suatu kejadian yang merupakan himpunan kosong disebut kejadian mustahil.
Coba kamu amati, jika kamu melempar sebuah koin logam yang simetrik sebanyak 20 kali. Kita tidak mempunyai alasan bahwa sisi angka (A) akan muncul lebih sering daripada sisi gambar (G), dan kita juga tidak memiliki alasan untuk mengatakan bahwa sisi gambar (G) akan muncul lebih sering daripada sisi angka (A). Kalau koin logam tersebut dilempar berkali-kali ternyata sisi angka (A) dan sisi gambar (G) akan sama seringnya muncul. Dikatakan bahwa peluang munculnya angka (A) sama dengan peluang munculnya gambar (G).
Jika kita melempar sebuah koin logam sebanyak n kali dan kita amati salah satu sisi tertentu dan ternyata muncul k kali maka nilai k/n disebut frekuensi relatif dari munculnya sisi tertentu. Bila n semakin besar maka harga k/n menjadi semakin mantap dan mendekati suatu nilai (limit), yaitu 1/2. Kemantapan inilah yang menjadi dasar teori probabilitas (peluang).
Peluang P untuk terjadinya suatu kejadian E didefinisikan sebagai perbandingan antara banyaknya kejadian yang diharapkan yang merupakan anggota E dengan banyaknya seluruh kejadian yang mungkin terjadi yang merupakan anggota S (ruang sampel). Atau ditulis:
Dengan, P(E) merupakan peluang kejadian yang diharapkan sukses, n(E) merupakan banyaknya anggota kejadian E, dan n(S) merupakan banyaknya anggota ruang sampel (banyaknya kejadian yang mungkin terjadi).
Untuk lebih memahami mengenai peluang suatu kejadian dalam pemecahan masalah, perhatikan beberapa contoh soal berikut.
Contoh Soal
1. Sebuah dadu dilempar satu kali. Berapa besar peluang munculnya mata dadu bilangan prima?
2. Dari seperangkat kartu bridge diambil sebuah kartu secara acak. Berapakah peluang keluarnya kartu As?
3. Dalam sebuah kotak terdapat 10 bola yang terdiri dari 5 bola warna merah, 3 bola warna kuning, dan 2 bola warna hijau. Bila diambil 3 bola sekaligus secara acak, berapakah peluang terambilnya 2 bola berwarna merah dan 1 boal berwarna hijau?
Pembahasan Contoh Soal
1. Misalkan kejadian munculnya mata dadu bilangan prima disimbolkan dengan A, maka A = {2, 3, 5} dengan ruang sampelnya adalah S = {1, 2, 3, 4, 5, 6}. Sehingga n(A) = 3 dan n(S) = 6. Diperoleh peluang munculnya mata dadu bilangan prima adalah P(A) = 3/6 = 1/2.
2. Misalkan kejadian keluarnya kartu As disimbolkan dengan B, maka n(B) = 4 dan n(S) = 52. Sehingga, P(B) = 4/52 = 1/13. Jadi peluang munculnya kartu As adalah 1/13.
3. Misalkan C adalah kejadian terambilnya 2 bola merah dan 1 bola hijau. Pada soal diketahui bahwa banyak bola merah adalah 5 buah, sehingga banyaknya kemungkinan terambil 2 bola merah adalah 5C2. Sedangkan banyak bola hijau adalah 2 buah. Sehingga, banyaknya kemungkinan terambil 1 bola hijau adalah 2C1. Mengapa kita gunakan kombinasi? Karena dalam kejadian ini kita tidak memperhatikan urutan pengambilan bola. Sedangkan banyaknya ruang sampelnya adalah 10C3.
Sehingga, peluang dari kejadian C dapat ditentukan seperti berikut.
Jadi, peluang terambilnya 2 bola berwarna merah dan 1 boal berwarna hijau adalah 1/6.
SOAL
1. Peluang seorang anak terkena suatu penyakit adalah 0,15 . Jumlah anak dari 1000 anak yang diperkirakan tidak terkena penyakit itu adalah …..
a. 150 orang c. 850 orang
b. 15 orang d. 85 0rang
jawab :
D1 : A = kejadian seorang anak terkena suatu penyakit
N = 1000
D2 : fh(A) ….. ?
D3 :
P(seorang anak terkena suatu penyakit) = 0,15
P( seorang anak tidak terkena suatu penyakit ) = 1 – P(seorang anak terkena penyakit)
= 1 – 0,15
= 0,85
Fh(A) = p(A) x N
= 0,85 x 1000
= 850
Jadi , anak yang diperkirakan tidak terkena penyakit adalah 850 orang
2. Pada pelemparan sebuah dadu peluang muncul mata dadu ganjil adalah...
a. b. c. d.1
s={1,2,3,4,5,6} n(s)=6
A=Muncul mata daduganjil
A={1,3,5} n(a)= 3
P(a)=
=
jadi peluang muncul dadu bermata ganjil adalah
3. Dari satu pak kartu brigde diambil kartu secara acak .peluang kartu tersebut merupakan as adalah..
a. b. c. d.
n(s)=52
A=kartu as
A={as ,as ,as ,as } n(a)=4
P(a)=
=
=
Jadipeluang munculnya kartu as adalah
4. Dari seperangkat kartu dilakukan pengambilan secara acak sebanyak 260kali dan setiap kali pengambilan kartu dikembalikan,berapa frekwensi harapan yangterambil kartu as?
a.5kali c.40 kali
b.20kali d.60kali
A=muncul kartu as
A={as as as as }
N=260 kali
P(a)=
=
=
f(h)=p(a)Xn
= x260
=20
Jadi frekwensi harapan tersebut adalah 20
5. Pada pelemparan mata uang dan dadu peluang munculnya gambar dan angka 4 adalah..
s={(a,1),(a,2),(a,3),(a,4),(a,5),(a,6), (g,1),(g,2),(g,3),(g,4),(g,5),(g,6)}
A=gambar dan angka4
A=(g,4)
P(a)=
=
Jadi peluang muncul angka4 dan gambar adalah
6. Tiga keping mata uang logam yang sama dilempar
bersama-sama sebanyak 40 kali. Frekuensi harapan agar
munculnya 2 gambar di sebelah atas adalah ...
A. 10
B. 20
C. 25
D. 15
JAWAB :
P(dua gambar satu angka) = 1/4, maka
Fh = P(A) x banyak percobaan
= 1/4 x 40
= 10 (A)
7. Dari 60 kali pelemparan sebuah dadu, maka frekuensi
harapan munculnya mata dadu faktor dari 6 adalah …
A. 10 kali
B. 20 kali
C. 30 kali
D. 40 kali
JAWAB :
P(faktor dari 6) = = maka
Fh = P(A) x banyak percobaan
= 2/3 x 60
= 40 (D)
8. Dari 900 kali percobaan lempar undi dua buah dadu
bersama-sama, frekuensi harapan muncul mata dadu
berjumlah 5 adalah …
A. 300
B. 225
C. 180
D. 100
JAWAB :
P(mata dadu berjumlah 5) = 4/36 = 1/9 maka
Fh = P(A) x banyak percobaan
= 1/9 x 900
= 100 (D)
9. Jika sebuah dadu dilempar 36 kali, maka frekuensi
harapan muncul mata dadu bilangan prima adalah …
A. 6 kali
B. 12 kali
C. 18 kali
D. 24 kali
JAWAB :
P(bilangan prima) = ½ maka
Fh = P(A) x banyak percobaan
= ½ x 36
= 18 (C)
1. Peluang seorang anak terkena suatu penyakit adalah 0,15 . Jumlah anak dari 1000 anak yang diperkirakan tidak terkena penyakit itu adalah …..
a. 150 orang c. 850 orang
b. 15 orang d. 85 0rang
jawab :
D1 : A = kejadian seorang anak terkena suatu penyakit
N = 1000
D2 : fh(A) ….. ?
D3 :
P(seorang anak terkena suatu penyakit) = 0,15
P( seorang anak tidak terkena suatu penyakit ) = 1 – P(seorang anak terkena penyakit)
= 1 – 0,15
= 0,85
Fh(A) = p(A) x N
= 0,85 x 1000
= 850
Jadi , anak yang diperkirakan tidak terkena penyakit adalah 850 orang
2. Pada pelemparan sebuah dadu peluang muncul mata dadu ganjil adalah...
a. b. c. d.1
s={1,2,3,4,5,6} n(s)=6
A=Muncul mata daduganjil
A={1,3,5} n(a)= 3
P(a)=
=
jadi peluang muncul dadu bermata ganjil adalah
3. Dari satu pak kartu brigde diambil kartu secara acak .peluang kartu tersebut merupakan as adalah..
a. b. c. d.
n(s)=52
A=kartu as
A={as ,as ,as ,as } n(a)=4
P(a)=
=
=
Jadipeluang munculnya kartu as adalah
4. Dari seperangkat kartu dilakukan pengambilan secara acak sebanyak 260kali dan setiap kali pengambilan kartu dikembalikan,berapa frekwensi harapan yangterambil kartu as?
a.5kali c.40 kali
b.20kali d.60kali
A=muncul kartu as
A={as as as as }
N=260 kali
P(a)=
=
=
f(h)=p(a)Xn
= x260
=20
Jadi frekwensi harapan tersebut adalah 20
5. Pada pelemparan mata uang dan dadu peluang munculnya gambar dan angka 4 adalah..
s={(a,1),(a,2),(a,3),(a,4),(a,5),(a,6), (g,1),(g,2),(g,3),(g,4),(g,5),(g,6)}
A=gambar dan angka4
A=(g,4)
P(a)=
=
Jadi peluang muncul angka4 dan gambar adalah
6. Tiga keping mata uang logam yang sama dilempar
bersama-sama sebanyak 40 kali. Frekuensi harapan agar
munculnya 2 gambar di sebelah atas adalah ...
A. 10
B. 20
C. 25
D. 15
JAWAB :
P(dua gambar satu angka) = 1/4, maka
Fh = P(A) x banyak percobaan
= 1/4 x 40
= 10 (A)
7. Dari 60 kali pelemparan sebuah dadu, maka frekuensi
harapan munculnya mata dadu faktor dari 6 adalah …
A. 10 kali
B. 20 kali
C. 30 kali
D. 40 kali
JAWAB :
P(faktor dari 6) = = maka
Fh = P(A) x banyak percobaan
= 2/3 x 60
= 40 (D)
8. Dari 900 kali percobaan lempar undi dua buah dadu
bersama-sama, frekuensi harapan muncul mata dadu
berjumlah 5 adalah …
A. 300
B. 225
C. 180
D. 100
JAWAB :
P(mata dadu berjumlah 5) = 4/36 = 1/9 maka
Fh = P(A) x banyak percobaan
= 1/9 x 900
= 100 (D)
9. Jika sebuah dadu dilempar 36 kali, maka frekuensi
harapan muncul mata dadu bilangan prima adalah …
A. 6 kali
B. 12 kali
C. 18 kali
D. 24 kali
JAWAB :
P(bilangan prima) = ½ maka
Fh = P(A) x banyak percobaan
= ½ x 36
= 18 (C)